Apa Saja yang Tidak Bisa Diklaim?

Mobillovers, menggunakan asuransi tentu membuat kendaraan pribadi menjadi lebih aman. Namun peserta asuransi kendaraan harus memperhatikan poin-poin penting asuransi.

Pemegang polis harus bijak mengikuti aturan main asuransi agar klaim asuransi tidak ditolak. Nah, apa saja penyebab klaim asuransi kendaraan ditolak pihak asuransi. Berikut penjelasan Jiwa Anggara Kepala Divisi Pemasaran Asuransi Ramayana.

“Hal paling pertama adalah kasus penggelapan, penipuan. Pihak asuransi tidak akan mencairkan dana jika peserta asuransi terbukti melakukan hal melanggar hukum,” kata Jiwa. Aturan mengenai klaim asuransi ini sebenarnya sudah dimuat dalam polis asuransi kendaraan bermotor.

“Karena itu pahami mana yang tidak diklaim asuransi,” pungkasnya.

Selain itu, kondisi mobil yang diasuransikan harus sesuai dengan keadaan sebenarnya ketika difoto surveyor.

“Jika peserta asuransi memodifikasi kendaraan setelah ikut polis asuransi, dan terlibat kecelakaan maka pihak asuransi tidak akan menanggung kerusakan. Beda kasusnya jika peserta asuransi melapor setelah modifikasi mobil dengan penambahan poin, ini masuknya klaim aksesoris. Otomatis pihak asuransi bersedia menanggung,” imbuh Jiwa.

“Atau modifikasi dulu baru ikut asuransi,” saran Jiwa.

Selain itu klaim asuransi yang tidak bisa diteruskan adalah jika mobil dipakai sebagai kendaraan rental atau turun dalam ajang balap, sementara saat membeli asuransi, kendaraan tercatat untuk digunakan pribadi. Dengan ini klaim asuransi ditolak.

“Untuk ini pihak asuransi tidak akan menanggungnya,” tegasnya. [Ikh/Idr]

sumber : .mobil123.com