BMW Indonesia Mau Tambah Model Hibrida, Rakitan Lokal

Di Frankfurt Motor Show, BMW Group memperlihatkan 12 mobil BMW dan 2 varian MINI. Dari sekian banyak mobil tersebut yang mana akan masuk ke Indonesia?

Dihubungi di tempat terpisah Vice President Corporate Communications BMW Indonesia Jodie O’tania memberikan sedikit bocoran soal mobil yang akan diluncurkan di Indonesia.

“Di tahun 2018, kami akan meluncurkan beberapa model BMW X terbaru yang menekankan kedinamisan dan teknologi terbaik di segmen Sport Activity Vehicle (SAV) dan juga Sport Activity Coupe (SAC),” ujarnya

Mobil-mobil SAV dan SAC itu (bahasa BMW untuk menyebut model mobil SUV-nya) adalah X2, X3 dan X4.

X3 dan X4 tampilan mobil terbarunya bisa kita lihat di Frankfurt Motor Show, sayangnya untuk X2, detikOto tidak melihat penampakan mobil di booth BMW. Mobil X2 sebenarnya sudah dirilis di Paris Motor Show tahun lalu dan masih berupa konsep, mobil itu akan dirilis di dunia pada 2018.

X2 memiliki mesin yang lebih kecil dari X1 yaitu 1.5 turbo segaris, 2.0 L empat segaris turbo, dan mesin diesel 2.0 L empat segaris turbo.

Sementara X3, memiliki desain lampu depan hexagonal dan kisi radiator atau grille yang bisa menutup dan membuka otomatis atau Active Air Stream Kidney Grille.

Walau masih ada beberapa bulan lagi sampai pergantian tahun, BMW Group Indonesia sudah menatap tahun depan dengan semangat. Rencananya, setidaknya ada 10 model baruyang akan meluncur pada 2018.

Vice President of Corporate Communications BMW Group IndonesiaJodie O’tania mengatakan 10 model baru merupakan merek BMW. Selain itu sudah disiapkan juga beberapa model baru merek Mini.

Tidak disebut detail masing-masing model. Namun menurut Jodie di antara model-model baru itu adalah mobil listrik dan seri X.

“Kami akan ada beberapa peluncuran produk, juga akan membuat segmen baru. Jadi ada segmen yang dulu pernah kami punya, jadi tahun depan kami luncurkan dan ada kemungkinan dirakit di Indonesia,” kata Jodie.

Jodie juga mengatakan tahun depan perusahaan bakal fokus pada kendaraan listrik, menyusul peluncuran i8 dan i3. BMW Group Indonesia sedang dalam performa tinggi, tahun ini perusahaan sudah meluncurkan 7 model baru dan membuka 3 diler baru.

Tahun depan setidaknya ada 10 model baru BMW yang diluncurkan di Indonesia. Di antara itu telah disebutkan yaitu model hibrida.

Lebih lanjut soal model hibrida, peluncurannya bakal melanjutkan momentum kendaraan hibrida yang sudah dibuat BMW Group Indonesia bersama model pertama i8. Mobil sport i8 sudah datang sejak 2014 namun baru mulai dijual pada 2016 lalu.

Bukan cuma diluncurkan, model hibrida baru itu masuk radar untuk dirakit di dalam negeri. Saat ini 80 persen mobil BMW yang dijual di Indonesia merupakan rakitan lokal.

“Ke depannya ada kemungkinan kami merakit kendaraan hibrida di Indonesia. Hibrida ini kendaraan seperti Seri 3, Seri 5, Seri 7, bisa menggunakan bensin atau listrik. Kami menyebutnya plug-in hybrid jadi bisa langsung dicolok ke colokan rumah,” ungkap Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania.

Bila melirik ke markas pusat di Jerman, BMW sudah punya varian plug-in hybrid pada model Seri 2, Seri 3, Seri 5, Seri 7, dan X5. Jodie belum menyebut model mana yang dipilih untuk  diluncurkan dan dirakit di Indonesia.

BMW sudah memulai produksi lokal di Indonesia sejak 1976. Sudah lebih 40 tahun hingga sekarang, 80 persenmobil BMW yang dijual di dalam negeri merupakan produksi lokalsecara Completely Knock Down (CKD).

Model-model BMW produksi lokal adalah sedan Seri 3, Seri 5, Seri 7., serta model SUV X1, X3, dan X5. Model yang tidak diproduksi lokal yakni Seri 1, Seri 2, Seri 4, Seri 6, X4, dan Seri performa M.

“80 persen yang dijual di dalam negeri itu rakitan lokal, cuma sedikit yang CBU (Completely Built Up) karena memang pajak dari pemerintahan yang tinggi dan aturan lainnya,” kata Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania, di Kantor Kompas.com, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

BMW tidak punya pabrik perakitan di Indonesia. Proses perakitan mobil dikerjakan oleh anak perusahaan mitra lokal, Astra International, yaitu PT Tjahya Sakti Motor dan PT Gaya Motor Indonesia.

“Kendaraan paling mewah BMW itu sudah dirakit di Gaya Motor. Kualitas perakitan di Indonesia sudah sama seperti di Jerman. Kalau kualitas tidak pernah ada masalah,” ucap Jodie.