Mengisi Daya Baterai dengan Wireless Charger

Akhir-akhir ini banyak teknologi baru yang muncul, salah satunya dari Smartphone yaitu Wireless Charging yang bisa melakukan pengisian baterai tanpa menggunakan kabel yang dihubungkan dari sumber listrik ke ponsel. Wireless Charging menggunakan induksi magnet, induksi magnet bekerja untuk dapat mengisi baterai secara otomatis tanpa menghubungkan kabel ke dalamnya.tylt-vu-wireless-charger-colors

Wireless Charging adalah teknologi yang menarik untuk di bahas tahun ini, perangkat tidak perlu kabel untuk mengisi baterai. Tentu saja Wireless Charging masih harus di hubungkan ke sumber listrik. Wireless Charging lebih tepat disebut sebagai pengisian induktif karena menggunakan induksi magnet. Singkatnya teknologi ini menggunakan magnet untuk mengirimkan energi. Arus listrik yang mengalir dari sumber listrik (stopkontak) akan bergerak ke Wireless Charging dan menciptakan medan magnet. Kemudian medan magnet menciptakan arus kedalam kumparan dari Smartphone. Kumparan ini terhubung dengan baterai. Jika smartphone tidak memiliki hardware yang tepat, tanpa kumparan yang tepat Wireless Charging tidak akan bekerja.

Pada penerapannya, jarak antarkumparan belum sejauh yang diriset di lab. Standar Qi yang dibuat oleh Wireless Power Consortium (WPC) misalnya mendukung teknologi resonansi magnetik dengan jarak sampai sejauh 40
milimeter. Walaupun bagi kita kedengarannya sangat mudah dan praktis, namun sebenarnya proses yang terjadi di balik itu semua cukup rumit secara teknis.