Merek Hummer Sudah Mati, Tapi Humvee Malah Jalan Terus

Mengingat General Motors telah menutup merek Hummer lebih dari tujuh tahun yang lalu, bukan berarti merek tersebut tidak beredar lagi di pasaran. Penutupan tersebut bukan berarti menghentikan seluruhnya produksi Hummer, melainkan tidak diproduksi lagi secara pabrikan tapi secara handmade.

Bahkan merek tersebut baru saja menandatangani kontrak baru senilai lebih dari setengah miliar dolar dalam bentuk pesanan kendaraan militer.


Kontrak senilai USD550 juta itu meliputi 3.000 kendaraan militer yang dijual ke sekutu AS di seluruh dunia, termasuk Afghanistan, Irak, Ukraina, Yordania, Slovenia, Bahrain, Kolombia, Bosnia, dan Kenya.

Kontrak baru itu kini dipegang oleh AM General yang mewakili pekerjaan kira-kira seperempat dari USD2,2 miliar, dengan jangka waktu maksimum 5 tahun kontrak sebagai bagian dari kerangka kerja Penjualan alat militer Luar Negeri Angkatan Darat AS.

Kontrak keseluruhan mencakup 11.560 kendaraan, jumlah itu dua kali lebih banyak daripada H1 sipil seperti yang pernah dijual GM dengan merek Hummer.


Meskipun tidak lagi dicap sebagai “Hummers,” sebutan High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicles (HMMWVs) pada dasarnya adalah kendaraan yang sama yang diluncurkan pada 1992, dan kemudian diketahui di pasar sipil sebagai Hummer H1.

AM General terus membuat HMMWV untuk aplikasi militer, seperti dulu. Perusahaan yang berbasis di South Bend, Indiana, juga membangun platform multi-purpose truck baru (juga untuk aplikasi militer), Mobility Ventures MV-1 yang dapat diakses kursi roda, dan R-Class untuk Mercedes-Benz (yang mengekspornya secara eksklusif ke Cina).

Siapa yang tak mengenal Hummer? Produsen mobil berotot dan offroad yang namanya menggema di seluruh dunia ini selalu sukses memroduksi mobil dengan kualitas kelas wahid.

Pada awalnya Hummer dibuat untuk kepentingan militer oleh sang pembuat yakni AM General Corporations. Dirancang dari awal untuk menggantikan Jeep sebagai kendaraan militer Amerika Serikat. Pada tahun1983, Pentagon menginginkan kendaraan militer yang dilengkapi pelindung yang ringan, serta sanggup menembus segala medan.

Di tahun 1992 AM General Corporations untuk pertama kalinya secara resmi melunculrkan Hummer versi militer yang diberi nama M998 High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle atau disingkat HMMWV atau dibaca Hum-Vee.

Tidak ada perbedaan antara Hummer versi militer dengan versi sipil. Hanya saja yang versi sipil dibuat lebih nyaman seperti interior, penyejuk udara, audio dsb. Sedangkan untuk sasis maupun suspensi tidak ada perubahan, persis plek dengan versi militer.

Tahun 1998, General Motors membeli merek ini dan menjual tiga model kendaraan: model asli Hummer H1, yang basisnya dari Humvee, Hummer H2 dan Hummer H3 yang basisnya diambil dari model-model platform kendaraan GM.

Sayangnya, Hummer berada di ujung tanduk setelah krisis keuangan dunia & harga minyak dunia naik. Sempat dilirik oleh beberapa perusahaan otomotif namun tidak ada kelanjutannya hingga akhirnya discontinue untuk selama-lamanya sejak tahun 2010.

Namun, yang diketahui publik adalah General Motors memang yang bertanggung jawab akan pendistribusian, serta produksi H2 dan H3, namun pembuatan H1 dan Humvee tetap dilaksanakan oleh AM General, dan masin berlangsung hingga hari ini.

Bahkan, AM General baru menandatangani kontrak untuk terus membuat Humvee dan Hummer kepada sekutu-sekutu Negeri Paman Sam, seperti Afghanistan, Iraq, Ukraine, Jordan, Slovenia, Bahrain, Colombia, Bosnia, dan Kenya.

Dengan produksi mencapai 11.560 unit Humvee dalam jangka waktu 5 tahun, angka tersebut jauh lebih banyak ketimbang Hummer era General Motors, yang membutuhkan waktu 15 tahun untuk mencapai angka yang sama.