Radang otak

  Meningitis-2   Radang otak adalah peradangan aku otak yang disebabkan oleh infeksi virus, kerusakan otak terjadi otak terdorong terhadap tengkorak dan menyebabkan kematian.Kondisi ini terjadi pada siapa saja, tapi anak –anak serta lansia memiliki resiko tertinggi karena sistem kekeblan tubuh mereka yang cendrung lebih lemah.

  Perkembangan penyakit ini juga sulit ditebak. Diagnosis dan pengobatan yang cepat serta efektif adalah kunci utama dalam menangani kondisi ini.

Penyebab Radang Otak

  Sebagian besar kasus radang otak atau ensefalitis,penyebabnya belum diketahui secara pasti. Namun berbagai jenis infeksi juga dapat menyebabkan radang otak , terutama infeksi virus. Berikut adalah pemicu munculnya radang otak yakni :

  1. Infeksi yang terjadi secara langsung dalam otak.
  2. Reaksi sistem kekebalan tubuh akibat infeksi, misalnya karena campak, atau bahkan HIV. Radang otak terjadi akibat sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan otak.
  3. Komplikasi dari infeksi virus, misalnya virus herpes simpleks, virus varisela zoster, atau virus Epstein-Barr.
  4. Virus dari hewan, misalnya virus rabies serta virus yang disebarkan oleh nyamuk dan caplak.

  Radang otak jika dibiarkan akan menjadi semakin parah menjadi radang selaput otak penyakit ini pernah menimpa artis Indonesia yang bernama Olga Syahputra. Penyakit ini hanya dapat ditemukan penyebab nya melalui hasil uji coba laboraturium.

  Gejala Radang otak dan Radang Selaput Otak memiliki persamaan yaitu:

  Radang otak umumnya diawali dengan gejala-gejala ringan, seperti sakit kepala, lelah, demam, serta pegal-pegal. Kondisi penderita kemudian dapat menurun secara drastis dengan indikasi-indikasi yang lebih serius yang meliputi:

  1. Kejang-kejang
  2. Perubahan kondisi mental, seperti linglung.
  3. Halusinasi.
  4. Otot yang lemas.
  5. Kelumpuhan pada wajah serta bagian tubuh tertentu.
  6. Gangguan pada kemampuan bicara atau pendengaran.
  7. Pingsan.
  8. Leher yang kaku.
  9. Pandangan kabur atau bahkan kehilangan penglihatan.

  Gejala awal penyakit ini cenderung mirip dengan indikasi flu sehingga sulit di deteksi.

Cara Pengobatan Radang Otak.

  Radang otak atau ensefalitis berpotensi mengancam jiwa, terutama yang parah, sehingga membutuhkan penanganan darurat di rumah sakit. Proses penanganan radang otak bertujuan untuk menghentikan dan mengobati infeksi, mengatasi komplikasi yang berpotensi muncul akibat demam, serta mencegah komplikasi jangka panjang.

  Untuk mengatasi radang otak akibat komplikasi dari infeksi tertentu, dokter memberi suntikan kortikosteroid sebagai langkah penanganannya. Kortikosteroid akan menurunkan kinerja abnormal dari sistem kekebalan tubuh sekaligus mengurangi inflamasi pada otak. Jika obat ini dinilai kurang efektif, dokter mungkin akan menambahkan terapi imunoglobulin untuk pasien.Sama seperti obat antivirus, kortikosteroid juga berpotensi menyebabkan mual dan muntah. Gangguan pencernaan lain serta emosi yang tidak stabil juga bisa terjadi.

  Kortikosteroid dan imunoglobulin juga dapat digunakan untuk menangani radang otak yang terjadi karena kondisi autoimun. Obat-obatan tersebut dapat dikombinasikan dengan pemberian imunosupresan seperti ciclosporin. Sensasi kesemutan atau kebas, hipertensi, tremor, serta nyeri dan kram otot termasuk dalam efek samping yang mungkin muncul saat menggunakan imunosupresan.

Disamping Obat- obatan, pasien radang otak membutuhkan bantuan peralatan seperti alat bantu pernapasan serta tabung untuk menyalurkan nutrisi.

Cara pencegehan Radang otak

  Radang otak termasuk kondisi yang sulit dicegah. Pencegahan utama yang dapat Anda lakukan adalah melalui vaksinasi MMR. Langkah sederhana lain yang bisa diambil untuk menghindari kondisi ini adalah:

  1. Menjaga kebersihan. Misalnya dengan sering mencuci tangan dan membersihkan rumah secara teratur.
  2. Menghindari gigitan nyamuk. Kenakan pakaian tertutup saat tidur atau saat keluar rumah pada malam hari, gunakan semprotan antinyamuk, serta gunakan losion antinyamuk.
  3. Olahraga secara rutin
  4. Tidur secara rutin
  5. Makan makanan yang bergizi.