The Raid 2

 

Created in the cloud with Saaspose.Words. http://saaspose.com

Sherina Munaf

http://2.bp.blogspot.com/-ps1PfM87D94/UEnF24ExWTI/AAAAAAAAADo/_ZuBG2rni7c/s1600/Raditya+Dika++sherina+munaf.jpg

Sherina Munaf adalah seorang penyanyi Indonesia. Gadis yang memiliki nama asli Sina Sherina Munaf ini  memulai karirnya sejak tahun 1999. Sherina merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Triawan Munaf dan Luki Ariani. Sherina merupakan lulusan dari British International School. Hobinya adalah menyanyi dan melukis. Selain itu Sherina adalah orang pertama di Indonesia yang mencapai 1 juta followers di Twitter di tengah kerumunan sekitar 7-8 juta tweeps atau pemakai twitter di Indonesia sekarang ini.

Nama Lengkap

: Sina Sherina Munaf

Tempat Lahir

: Bandung

Tanggal Lahir

: 11 Juni 1990

Ayah

: Triawan Munaf

Ibu

: Luki Ariyani

Agama

: Islam

Zodiac

: Gemini

Twitter

: @sherinamunaf

Instagram

: @sherinamunaf

 

Baru baru ini Sherina diundang oleh Jackie Chan untuk mengisi acara amal. Acara amal yang digelar di Victoria Park itu bertujuan menggalang dana untuk korban gempa dan tsunami di Jepang. Selain Sherina, acara bertajuk Artistes 311 Love Beyond Borders Organizing Committee itu dimeriahkan oleh ratusan artis dari Jepang, Korea, Hong Kong, Taiwan, dan China. Selain itu Sherina juga menjadi Duta Satu Hati Cerdaskan Bangsa (SHCB) Pocari Sweat. Acara yang diselenggarakan oleh Pocari (PT. Amerta Indah Otsuka) ini merupakan bentuk kepedulian untuk pendidikan anak Indonesia melalui pengembangan minat baca lewat penyediaan fasilitas perpustakaan di sekolah-sekolah yang tersebar di daerah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Papua, yang sejak tahun 2007-2011 program CSR dari produsen minuman ini dengan menyanyikan lagu Satu Hati. Sherina Munaf memiliki Fans Club yang bernama Sherina Fans Club atau Sheraiser.

http://1.bp.blogspot.com/-nPfs9iw0z3s/UPdEtRvmwOI/AAAAAAAAABU/mhwnOJf-W24/s1600/sherina{9eb07d03fafba06b9f6f537101ce340a1621c874a41b7e0b66012a055709d407}2Bmunaf.jpg

Karir Sherina Munaf

Penyanyi yang memulai karirnya sejak kanak-kanak,Ia pertama kali muncul dengan album Andai Aku Besar Nanti dengan lagunya Kembali ke Sekola,Andai Aku besar Nanti,Pelangiku.Dan sejak itu banyak orang mengenalnya hingga saat ini serta menjadikan dia orang pertama di Indonesia yang mencapai 1 juta followers di twitter walaupun akhirnya dikalahkan oleh Agnes Monika.Setelah album Andai Aku Besar Nanti,Sherina kembali merilis album keduanya yang berjudul Petualangan Sherina,yang juga diangkat menjadi film layar lebar.

Sherina bukan hanya menyayi, dia juga pernah bermain film ,dan film layar lebar yang pertama di bintanginya berjudulPetualangan Sherina” yang di angkat dari judul albumnya bersama Berby Romero,Allysa Soebandono,dan Butet Kartaradjasa tahun 2001.

 

https://arisdjunaedi.files.wordpress.com/2011/04/sherina.jpg

Dia kembali merilis Albumnya My Life ,dengan lagunya Aku Tlah Dewasa dan Clik Clok. Di tahun 2007 Sherina kembali meluncurkan album yang bertajub Primadona dan Sherina tampil beda dengan gaya barunya yang lebih dewasa dan lagu-lagu dewasa yang diciptakannya sendiri. Di tahun 2009 Sherina meluncurkan albumnya yang berjudul Gemini,dengan lagu-lagunya Geregetan dan Pergilah Kau dan menjadi lagu yang paling diminati dan di Download.

Dan di tahun-tahun berukutnya Sherina sering merilis album-album barunya.Di tahun 2013 Sherina kembali merilis album baru yang bertabjuk Tuna (Tunes by Sherina) yang biresmikan pada Juli 2013, yang di dalamnya ada 8 lagu dengan lagu andalan Sherina Sebelumnya.

Selain menyanyi dan bermain film Sherina juga pernah menjadi host di beberapa acara Tv seperti Kuis Sherina (RCTI 1999),Main Bersama Sherina (RCTI,1999),Jiffest RCTI  (RCTI,2001).Sherina Munaf memiliki Fans Club yang bernamaSherina Fans Club” atau yang disingkat Sheraiser.

 

 

 

http://ca.eonefilms.com/eOne/medialibrary/eOneFilmsCanada/eOneFilmsCanada/Movies/Raid{9eb07d03fafba06b9f6f537101ce340a1621c874a41b7e0b66012a055709d407}202,{9eb07d03fafba06b9f6f537101ce340a1621c874a41b7e0b66012a055709d407}20The/theRaid2_DVD_poster.jpg?width=300&height=445&ext=.jpg

Jauh di jantung daerah kumuh Jakarta berdiri sebuah gedung apartemen terlantar yang tak tertembus dan menjadi rumah aman bagi gangster, penjahat dan pembunuh yang paling berbahaya. Blok apartemen kumuh tersebut telah dianggap tak tersentuh oleh para rival gembong narkoba terkenal Tama Riyadi (Ray Sahetapy), bahkan untuk perwira polisi paling berani sekalipun. Semuanya berubah ketika sebuah tim polisi senjata dan taktik khusus berjumlah 20 orang ditugaskan untuk menyerbu bangunan tersebut dan mengakhiri teror Tama untuk selamanya.

Di bawah kegelapan dan keheningan fajar, Rama (Iko Uwais), seorang calon ayah dan perwira polisi elit baru, dalam regu yang dipimpin oleh Sersan Jaka (Joe Taslim), tiba di blok apartemen Tama dengan petunjuk Letnan Wahyu (Pierre Gruno). Setelah berpapasan dengan Gofar (Iang Darmawan) salah seorang penghuni apartemen tersebut, mereka menerobos masuk dan dengan hati-hati mengamankan para penjahat penghuninya. Mulai dari lantai dasar dan bergerak naik, dengan terencana mereka menyusup sampai mencapai lantai enam, namun kemudian mereka terlihat oleh seorang anak pengintai, yang lari meneriaki temannya yang kedua sebelum dia tertembak mati oleh peluru senapan serbu Letnan Wahyu. Peringatan tersebut mencapai Tama dan algojonya, Mad Dog (Yayan Ruhian) lewat interkom. Tama segera memanggil bala bantuan. Dua penembak runduk di gedung samping menembak anggota regu polisi di lantai dasar. Seorang anggota regu polisi lain segera tewas ditembak oleh penembak runduk setelah melihat keluar dari jendela. Dalam kekacauan tersebut tahanan mereka lolos dan membunuh dua polisi lain, mendapatkan kontrol di lantai 5. Sebuah serangan mendadak berhasil melumpuhkan satu-satunya mobil angkut regu Polisi. Tama mematikan listrik di seluruh gedung, mengumumkan terdapatnya “tamu tak diundang” terjebak di lantai 6, dan menjanjikan sewa gratis untuk yang berhasil membunuh mereka.

 

http://blogs-images.forbes.com/scottmendelson/files/2014/04/raid09.jpg

Regu polisi Jaka masuk dalam perangkap anak buah Tama di lantai 7 yang menembak mati banyak anggota regu polisi. Jaka segera mengetahui bahwa misi tersebut ternyata hanya diprakarsai Letnan Wahyu, sehingga tidak akan ada bala bantuan. Setelah baku tembak, regu Jaka pun kalah jumlah maupun amunisi dan diburu oleh anak buah Tama yang kejam dan beringas. Jaka, Wahyu, Bowo (Tegar Satrya), Dagu (Eka Rahmadia) dan Rama berhasil selamat, namun terpisah menjadi dua: Jaka, Wahyu dan Dagu di lantai 5, sedangkan Rama dan Bowo di lantai 7.

Memapah Bowo, Rama bertarung menerobos koridor lantai 7 dan tiba di apartemen 726 yang dihuni Gofar dan istrinya, memohon tempat persembunyian dari kejaran anak buah Tama. Geng parang dan pimpinan mereka (Alfridus Godfred) memeriksa apartemen Gofar, menusuk dinding tempat persembunyian Rama, melukai pipi Rama, namun mereka tidak menemukan Rama dan akhirnya pergi. Rama meninggalkan Bowo dalam perawatan Gofar untuk mencari jalan keluar. Dia bertempur sengit dengan geng parang, namun kembali dikejar oleh anak buah Tama yang lain. Rama akhirnya tertangkap oleh Andi (Donny Alamsyah), tangan kanan dan otak bisnis narkoba Tama. Pada saat yang sama, Jaka berseteru dengan Wahyu karena Wahyu menolak untuk mencari Rama dan Bowo, membuat Jaka marah dan mempertanyakan integritas kepolisian Wahyu di balik misi naas tersebut. Jaka segera ditemukan oleh Mad Dog. Letnan Wahyu melarikan diri dan diikuti Dagu, namun Jaka harus tewas setelah beradu nyali dengan Mad Dog. Sementara itu, Andi terungkap sebagai kakak Rama yang terasing setelah meninggalkan keluarganya tanpa jejak. Andi menolak pulang ke keluarganya, namun berjanji mengeluarkan Rama dari gedung maut tersebut. Dia tak menyangka, Tama ternyata telah mengetahui pengkhianatannya melalui kamera tersembunyi yang tersebar di seluruh gedung, menyerahkan Andi ke tangan Mad Dog (yang sudah membenci Andi) untuk dihabisi.

 

http://getscoop.com/berita/wp-content/uploads/2014/03/rolling-stone-indonesia-the-raid-2-berandal.jpg

Rama bergabung kembali dengan Letnan Wahyu dan Dagu, memutuskan untuk menangkap dan menggunakan Tama sebagai tiket keluar mereka. Mereka bertiga bertempur melewati laboratorium narkotika menuju ke markas Tama di lantai 15. Dalam perjalanan, Rama membebaskan Andi dan bersama-sama bertarung sengit melawan Mad Dog. Rama dan Andi akhirnya mengalahkan Mad Dog dengan sepotong pecahan dari tabung lampu neon. Sementara itu, Wahyu dan Dagu membekuk Tama, tapi Wahyu tiba-tiba menembak Dagu. Di tangga, Rama dan Andi berpapasan dengan Wahyu dan Tama, tapi Wahyu mengancam mereka untuk tidak ikut campur. Tama menggertak Wahyu bahwa ia telah mengetahui misi tersebut dari Reza, atasan Wahyu, dan bahwa Wahyu dikirim atasannya untuk dihabisi, karena Wahyu hanyalah seorang polisi kotor dalam sebuah kepolisian dengan petinggi-petinggi yang sudah dibayar oleh Tama.

Wahyu pun kalap dan menembak gembong narkoba tersebut di kepala. Putus asa, Wahyu mencoba bunuh diri, namun gagal karena kehabisan peluru dan ditangkap tanpa perlawanan oleh Rama. Dengan matinya Tama, Andi pun kini berkuasa di gedung tersebut, menyuruh para penghuninya untuk kembali ke kamar mereka masing-masing. Andi memberikan Rama kotak berisi rekaman daftar hitam polisi-polisi korup. Andi kemudian mengawal Rama, Bowo dan Wahyu, namun tetap menolak tawaran Rama bergabung dengan mereka, dan masuk kembali ke gedung, sementara Rama berjalan ke luar gerbang menuju masa depan yang tak pasti.